PENGARUH PERENCANAAN BERBASIS BALANCED SCORECARD TERHADAP PENINGKATAN KINERJA MANAJERIAL DAN MUTU PELAYANAN PADA UPTD dr. H. SOEMARNO SOSTROADMODJO TANJUNG SELOR

Penulis

  • Nur Afni Nurdin Program Magister Manajemen, Universitas Fajar, Makassar
  • Andi Nur Insan Universitas Fajar, Makassar
  • Abdul Samad A Universitas Fajar, Makassar

DOI:

https://doi.org/10.61912/jeinsa.v5i2.505

Kata Kunci:

Pengembangan Sumber Daya Manusia, Efektivitas Kinerja, Sekretariat DPRD

Abstrak

Penerapan Balanced Scorecard (BSC) menjadi instrumen krusial dalam menyelaraskan perencanaan strategis dengan mutu pelayanan di rumah sakit publik, namun efektivitas peran kinerja manajerial di dalamnya masih memerlukan pembuktian empiris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perencanaan berbasis Balanced Scorecard (X) terhadap Kinerja Manajerial (Y1) dan Mutu Pelayanan (Y2) di UPTD RSD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan melibatkan 50 responden kunci yang menduduki posisi manajemen internal (pejabat struktural, kepala instalasi, dan kepala ruangan). Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner terstruktur yang telah teruji valid dan reliabel. Hasil analisis jalur membuktikan bahwa perencanaan berbasis Balanced Scorecard berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Manajerial serta memiliki pengaruh langsung yang teramat dominan terhadap Mutu Pelayanan. Sebaliknya, Kinerja Manajerial ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Mutu Pelayanan, sehingga variabel tersebut gagal bertindak sebagai variabel mediasi (intervening) dengan nilai pengaruh tidak langsung yang tidak berarti. Ketidaksignifikanan jalur mediasi ini mengonfirmasi adanya fenomena pemisahan fungsional (institutional decoupling). Aktivitas kinerja manajerial para responden lebih banyak terorientasi pada pemenuhan tugas administratif birokrasi, sedangkan mutu pelayanan klinis di lapangan berjalan secara mandiri dan autopilot mengikuti regulasi ketat dari akreditasi nasional (KARS), standar profesi medis, dan aturan BPJS Kesehatan. Implikasi strategis dari penelitian ini menekankan bahwa investasi terbaik bagi pihak manajemen adalah memperkuat konsistensi sistem operasional organisasi berbasis Balanced Scorecard secara langsung yang menyentuh kenyamanan pasien, alih-alih berfokus pada reformasi birokrasi administratif personal manajer secara parsial.

Referensi

Catuogno, D., et al. (2021). Penilaian kinerja rumah sakit dengan menggunakan pendekatan Balanced. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS Dr. Soetomo, 7(2), 267–283.

Dyahariesti, N., Yuswantina, R., Sumarningsih, N. N. S. A., & Ningrum, A. D. (2021). Tinjauan Balanced Scorecard dalam mengukur kinerja rumah sakit (studi pada instalasi farmasi RS Roemani Semarang). Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 4(1)

Hidayati, I. R., Rahman Miandi, A. A., & Yunita, S. L. (2022). Pendekatan Balanced Scorecard dari perspektif pelanggan di instalasi farmasi rumah sakit. Journal of Pharmacopolium, 5(1).

Jamaluddin, J., Haliah, H., & Kusumawati, A. (2022). Efektivitas dan efisiensi implementasi Balance Scorecard pada Rumah Sakit Umum Daerah (studi literatur). Jurnal Akuntansi Sektor Publik (JAKOB), 1(2).

Julianto, M., & Ilyas, Y. (2024). Implementasi Balanced Score Card (BSC) dalam analisis kinerja triwulan 1 tahun 2024 pada Instalasi Farmasi RSUP Fatmawati. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(2).

Kaplan, R. S., & Norton, D. P. (1996). The Balanced Scorecard: Translating Strategy into Action. Boston: Harvard Business School Press.

Kosasih, M. S. A., & Suprapti, S. (2020). Analisis penilaian kinerja dengan menggunakan metode Balanced Scorecard di Rumah Sakit Dr. Etty Asharto Batu. Jurnal Akuntansi dan Perpajakan, 6(2), 101–112.

Miranti, N. I., Aini, N., Efendy, I., & Valentina, I. (2020). Analisis kinerja berdasarkan Balanced Scorecard. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 7(2).

Munayang, O. H., Parmita, R., & Nurhajra, A. (2015). Analisis pengukuran kinerja rumah sakit dengan pendekatan Balanced Scorecard pada rumah sakit daerah Madani Palu. Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana, 3(1).

Panjaitan, L. F. Y. (2023). Perkembangan implementasi Balanced Scorecard di rumah sakit: tinjauan scoping review. Keskom: Jurnal Komunikasi dan Sistem Informasi Kesehatan, 8(3).

Priatin, D. O. E., & Humairoh, H. (2023). Kupas Tuntas Teori Whelen Dan Hunger Dengan Metode Kualitatif. MANTRA (Jurnal Manajemen Strategis), 1(1), 17-25.

Rikmasari, Y., Satibi, S., & Andayani, T. M. (2021). Pengukuran kinerja instalasi farmasi rumah sakit dengan pendekatan Balanced Scorecard. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 4(2)

Robbins, S. P., Coulter, M., & Maulana, A. (2016). Manajemen jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Oktariyana, M. D., Munawar, M., & Reinamah, C. M. (2025). Analisis Balanced Scorecard terhadap Kinerja Rumah Sakit ST. Carolus Borromeus Kota Kupang. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, 10(1), 50–56.

Sososutiksno, C. (2022). Analisis Kinerja Rumah Sakit Dengan Menggunakan Metode Balanced Scorecard Di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Ambon. Jurnal Lentera Akuntansi, 7(2), 163-181. https://doi.org/10.34127/jrakt.v7i2.765

Ummah, F., Nuryati, N., R, N. V., & Nurdiana, F. (2022). Penerapan Balance Scorecard Dalam Analisis Kinerja Rumah Sakit. Journal of Health Care, 2(2). Retrieved from https://jurnal.umla.ac.id/index.php/JOHC/article/view/376

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-08-10

Cara Mengutip

Nurdin, N. A. ., Insan, A. N. ., & Samad A , A. . (2026). PENGARUH PERENCANAAN BERBASIS BALANCED SCORECARD TERHADAP PENINGKATAN KINERJA MANAJERIAL DAN MUTU PELAYANAN PADA UPTD dr. H. SOEMARNO SOSTROADMODJO TANJUNG SELOR. Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang, 5(2), 17–31. https://doi.org/10.61912/jeinsa.v5i2.505

Terbitan

Bagian

Articles