OPTIMALISASI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI PERTANAHAN

Penulis

  • Andrianto Andrianto Program Magister Manajemen, Universitas Fajar, Makassar
  • Muliyadi Hamid Universitas Fajar, Makassar
  • Sri Adrianti Muin Universitas Fajar, Makassar

DOI:

https://doi.org/10.61912/jeinsa.v5i1.494

Kata Kunci:

Optimalisasi Sumber Daya Manusia, Penyelenggaraan Administrasi Pertanahan, Kompetensi Aparatur, Beban Kerja, Kecamatan Tanjung Palas

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi dan kendala optimalisasi sumber daya manusia dalam penyelenggaraan administrasi pertanahan serta merumuskan upaya yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan administrasi pertanahan pada empat kelurahan di Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap lurah, kepala seksi pemerintahan, dan staf administrasi pertanahan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi, member checking, dan peer debriefing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi sumber daya manusia dalam penyelenggaraan administrasi pertanahan pada empat kelurahan di Kecamatan Tanjung Palas belum berjalan secara optimal. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan jumlah aparatur, belum terpenuhinya kebutuhan jabatan sesuai peta jabatan, ketidakseimbangan beban kerja, pembagian tugas yang belum sepenuhnya sesuai dengan kompetensi dan pengalaman aparatur, serta masih terbatasnya dukungan sistem administrasi. Upaya optimalisasi yang direkomendasikan meliputi penyusunan Analisis Beban Kerja (ABK), pembaruan peta jabatan, penetapan Standar Operasional Prosedur (SOP) administrasi pertanahan, pelaksanaan pelatihan teknis secara berkala, pengembangan sistem administrasi pertanahan berbasis digital, serta penguatan koordinasi dan monitoring. Implementasi upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan administrasi pertanahan kepada masyarakat.

Referensi

Badan Kepegawaian Negara. (2022). Peraturan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penyusunan Kebutuhan Aparatur Sipil Negara.

Becker, G. S. (1964). Human capital: A theoretical and empirical analysis, with special reference to education. New York, NY: Columbia University Press.

Dessler, G. (2015). Human resource management (14th ed.). Boston, MA: Pearson.

Groot, R., & McLaughlin, J. (2000). Geospatial data infrastructure: Concepts, cases, and good practice. Oxford: Oxford University Press.

Hastuti, T. P., & Aswan, M. K. (2025). Enhancing Government Effectiveness: Human Resource Development in Village Administration. International Journal of Economics, Business Management and Accounting (IJEBMA), 7(1), 1–14. https://doi.org/10.59890/ijebma.v7i1.2818

Henssen, J. (1995). Land administration systems and sustainable development. In Proceedings of the FIG Commission 7 Symposium. International Federation of Surveyors (FIG).

Huda, N., Hernandi, A., Gumilar, I., Meilano, I., & Cahyaningtyas, L. A. (2024). The Strategic Development of Quality Improvement Land Data Incrementally Using Integrated PESTEL and SWOT Analysis in Indonesia. Land, 13(10), 1655. https://doi.org/10.3390/land13101655

Kecamatan Tanjung Palas. (2025). Monografi Kecamatan Tanjung Palas Tahun 2025. Pemerintah Kecamatan Tanjung Palas.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Muin, S. A., Mahmud, R., Suhartawan, B., Fernandes, I., & Arkwright, D. (2026). Metode penelitian kualitatif: Konsep dan aplikasi. G Press Indonesia

Pemerintah Kabupaten Bulungan. (2002). Peraturan Daerah Kabupaten Bulungan Nomor 13 Tahun 2002 tentang Pemekaran Kecamatan di Kabupaten Bulungan.

Poerdwadarminta, W. J. S. (2007). Kamus umum bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Risna, I., Riniwati, H., Nuzula, N., & Hidayati, B. (2024). Analysis of the effect of utilization of science and technology, human resources and asset land management on sustainable optimization. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(8), 6115–6123.

Sinambela, L. P. (2016). Reformasi pelayanan publik: Teori, kebijakan, dan implementasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasibuan, M. S. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (1993). Competence at work: Models for superior performance. John Wiley & Sons.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wibowo. (2016). Manajemen kinerja (5th ed.). Jakarta: Rajawali Pers.

Winardi. (2003). Teori organisasi dan pengorganisasian. Jakarta: RajaGrafindo Persada.Muin, S. A., Mahmud, R., Suhartawan, B., Fernandes, I., & Arkwright, D. (2026). Metode penelitian kualitatif: Konsep dan aplikasi. G Press Indonesia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

Andrianto, A., Hamid , M. ., & Muin, S. A. . (2026). OPTIMALISASI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI PERTANAHAN. Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang, 5(1), 689–703. https://doi.org/10.61912/jeinsa.v5i1.494

Terbitan

Bagian

Articles